Patung Gajah Putih

patung gajah putih
patung gajah putih 

Patung gajah putih dengan bahan grc berukuran tinggi 3 meter pembuatannya kami lakukan  untuk melayani permintaan dari Aceh.  Menurut informasi, pihak pemakai adalah salah satu dinas di Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah Propinsi Nangroe Aceh Darussalam. Namun, kami sendiri tidak berhubungan langsung dengan dinas tersebut.

Setelah kami cek,  ternyata benar, patung gajah putih yang kami buat tersebut saat ini terpasang di Gampong Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih,  salah satu kecamatan di wilayah yang kami sebutkan di atas.

Mengapa patung gajahnya minta diwarna putih? Hal ini berkait dengan legenda atau cerita rakyat yg berkembang di wilayah Dataran Tinggi Gayo diseputaran Aceh Tengah dimana daerah Bener Meriah berada.

Keberadaan gajah putih (orang aceh menulisnya ‘gajah puteh’ ) berkait dengan cerita yang melatar belakangi penciptaan Tari Guel , tarian tradisional  Gayo Aceh yang berisi adegan reka ulang cerita mengenai Sengeda, Gajah Putih dan sang Putri Sultan. Legenda yang menghubnungkan kaitan sejarah antara Kerajaan Linge yang waktu itu berdiri di Gayo dengan Kerajaan Aceh Darussalam.  Kabupaten Bener Meriah di dataran tinggi Gayo sering dijuluki sebagai Bumi Gajah Putih karena legenda tersebut.
 
Dari sini kita bisa melihat bahwa patung yang berujud 3 dimesi dapat menjadi media efektif untuk menampilkan ikon suatu daerah, bisa menjadi landmark untuk menampilkan potensi, identitas khas hingga aspek kesejarahan suatu daerah.
 
Kembali ke patung gajah putih yang kami buat, pembuatannya sebenarnya sama saja dengan pembuatan patung gajah yang lain, cuma finishing warnanya kami cat warna putih mengikuti permintaan pemesan.

Data fisik patung tersebut memiliki tinggi mendekati 3 meter, panjang lebih kurang 3,5 - 4 meter dan lebar sekitar 120 cm termasuk kuping. Modelnya mengikuti bentuk gajah jenis Sumatera. Yang membedakan dengan gajah dari wilayah  lain adalah  ukuran kuping atau telinganya lebih kecil dan ujung belalai memiliki ujung seperti jari.

Dibuat menggunakan material Grc, patung ini memiliki berat (menurut perkiraan kami) di atas 600 kg. Kami tidak memiliki data timbangan persisnya, cuma waktu memindahkan ke atas kendaraan saat pengiriman dibutuhkan lebih dari 8 orang dan bisa kami lihat dari kondisi pick up saat mengangkut patung ini untuk dipindahkan ke kendaraan lebih besar/ truk yg akan membawanya dari Yogyakarta ke Aceh. Pembuatan patung gajah ini memakan waktu sekitar 2 bulan (september-oktober 2016) dan dilakukan di workshop lama kami.

Keterangan gambar;
Patung Gajah putih yang kini terpasang di Kabupaten Bener Meriah Aceh (sumber foto:
http://timanggajah.sik.benermeriahkab.go.id/), proses pembuatan patung gajah dan foto saat packing dan pengiriman.

Belum ada Komentar untuk "Patung Gajah Putih"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel